Rahasia Kunci Petrus (Kunci Surga)

Minggu, 06 Mei 2012

Bagikan Post ini :

JANUARI, 1987 - Dulu, pintu-pintu mudah dibuka dengan kunci palsu. Karena itu para ahli kunci mencari cara untuk melindungi karya mereka dari tangan jahil. Misalnya saja, mereka menciptakan lubang kunci palsu dan meletakkan lubang kunci yang sesungguhnya di belakang katup rahasia yang hanya terbuka kalau kita menekan tombol yang tidak kelihatan. Seringkali tombol dan alat pengungkit yang terselubung harus ditangani menurut "aturan pakai" yang benar, supaya pintu dapat dibuka dengan kunci.

                               Ada kunci yang dijuluki "kunci surga". Contohnya ukiran yang memperlihatkan tokoh Santo Petrus di tengah. Kalau sebuah pengungkit yang terletak dibelakangnya ditarik , maka ukiran yang memperlihatkan tokoh Santo Petrus ditengah akan membuka, sehingga lubang kunci kelihatan.


Kini, kunci diputar satu kali. Menara kecil yang ada ditengah akan membuka keatas dan menekan sebuah tombol. Maka terbukalah "pintu surga".


Biarpun orang sudah tahu tipu daya pintu itu, namun tetap saja sulit untuk masuk. Soalnya, setiap pintu mempunyai rahasia dann keunikannya sendiri. Seringkali, tukang besi membuat kunci untuk membuktikan kemampuannya. Lebih-lebih kalau kunci itu untuk hadiah kepada raja. Kunci itu dibuat rumit sekali. karya mungil semacam itu sangat mahal, karena untuk membuatnya dibutuhkan waktu ribuan jam kerja.

Namun, pembuat kunci tidak selalu terdiri atas pembaca injil dan pencinta damai. Beberapa orang ada yang melengkapi karyanya dengan alat-alat yang membuat orang jera. Didalam kunci kadang dipasang pisau atau "guillotin mini" yang bisa menghukum si tangan panjang. Bahkan bisa terjadi, seorang pencuri "ditembak". Pintu semacam itu tentu saja tidak bertahan lama. Soalnya, pemiliknya sendiri suka lupa.












MAU COPAS? SERTAKAN SUMBERNYA

Anda menyukai artikel diatas?, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Blog August Peter ini

0 komentar :

Berkomentarlah

Beritahu kami apa yang anda pikirkan

 
Support : Copyright © 2011. August Peter's Blog - All Rights Reserved
Template Edited by August Peter Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger